Tuntut Kejelasan Dana Covid-19 dan Bantuan Sosial, Warga Datangi DPRD

26 Juni 2020, 00:06 WIB
Ketua Komisi I DPRD Palopo saat terima aduan masyarakat. /Naswandi /Naswandi /

JURNALPALOPO.com- Puluhan warga Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, mendatangi kantor DPRD Palopo, Kamis (25/06/20) sore.

Warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Penanganan Covid-19 (Komas PPC-19), mengadu terkait nama tertulis di daftar penerima bantuan sosial tunai (BST), namun sampai saat ini belum menerimanya.

Bina Dari (57) yang namanya tercantum dalam daftar, saat ditemui di kantor DPRD menuturkan, sudah mempertanyakan ke tingkat kelurahan, kecamatan hingga Dinas Sosial. Tapi tidak ada jawaban yang pasti.

Baca Juga: Tiga Kecamatan Terpencil di Luwu Utara Peroleh Alat Penguat Sinyal

"Dari pusat ada nama saya, tapi kemudian dicoret. pihak kelurahan bilang saya orang mampu dengan alasan ada anak yang kerja. Tapi anak saya sudah punya keluarga sendiri, dia kerja akhir tahun 2019,"jelasnya.

Dina mengaku sempat dipanggil pihak pemerintah kecamatan dan kelurahan, untuk diberikan beras, namun saya tolak karena tidak sesuai aturan BST.

"Justru mau dikasi beras 20 kilo, tapi saya tolak,"tutup Bina Dari.

Sementara itu korlap aksi, Ridal dalam orasinya meminta agar pemerintah menyalurkan bantuan dengan tepat sasaran.

Baca Juga: Terlibat Kasus Judi Online, Warga Kabupaten Bone Diamankan Polisi

"Ini dana negara bukan uang pribadi, kami juga menuntut transparansi dana Covid-19 jumlahnya Rp. 316 milliar,"tegasnya.

Aris Munandar saat memberi keterangan pada wartawan. /Naswandi.

Menanggapi hal tersebut, anggota komisi satu DPRD Palopo, Aris Munandar berjanji akan menindaklanjuti tuntutan warga.

"Kami akan panggil dinas terkait, untuk rapat dengar pendapat, kami juga akan membentuk tim pansus untuk menerima semua aduan masyarakat,"pungkasnya.***

Editor: Naswandi

Tags

Terkini

Terpopuler