Aturan Baru Untuk PPPK, Jokowi Ubah Masa Kerja, Dari 5 Tahun Menjadi Begini

- 12 Mei 2024, 10:18 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Tangkap Layar Ig@jokowi)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (Tangkap Layar Ig@jokowi) /

JURNALPALOPO.COM - Perbedaan paling mencolok antara PNS dan PPPK adalah dari masa kerjanya.

Sesuai dengan kepanjangan PPPK yakni Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, ASN satu ini merujuk pada masa kontrak.

Tetapi ada kabar baik untuk mereka yang berstatus PPPK atau yang ingin daftar di seleksi CASN mendatang.

Baca Juga: Kolaborasi Apik Polres Palopo dan PT Vale: Tim Trauma Healing Bawa Keceriaan untuk Korban Bencana Alam Luwu

Pasalnya Presiden Joko Widodo secara resmi telah mengesahkan masa kontrak PPPK tidak lagi hanya sampai 5 tahun.

Saat ini diketahui masa kontrak PPPK diserahkan kembali ke daerah.

Ada yang mendapat masa kerja sampai 5 tahun, 2 tahun dan 1 tahun.

Bahasan terkait masa kerja ini juga ternyata dapat tidak dilanjutkan sementara atau dengan kata lain diberhentikan sementara oleh negara.

Baca Juga: Putri Dakka Bertemu RMB, Sinyal Bakal Paket di Pilwalkot Palopo? Netizen: Meledak

Presiden Jokowi setuju bahwa sebagai pegawai negeri sipil (PNS) wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut:

Bagi PNS

● PNS yang cuti
Cuti di luar tanggungan negara menjadikan PNS diberhentikan sementara.

● PNS jadi pejabat
PNS yang diangkat menjadi pejabat negara menjadikan PNS diberhentikan sementara.

Baca Juga: Dirut PSM Makassar Tak Mau Ikut Campur, Perekrutan Pemain jadi Wewenang Penuh Sosok Ini

● PNS jadi komisioner
PNS yang diangkat menjadi komisioner menjadikan PNS diberhentikan sementara.

● PNS jadi anggota lembaga nonstruktural
PNS yang diangkat menjadi anggota
lembaga nonstruktural menjadikan PNS diberhentikan sementara.

Bagi PPPK dan PNS

● PPPK atau PNS jadi tersangka
ASN yang menjadi tersangka atau terdakwa menjadikan mereka diberhentikan sementara.

Baca Juga: Aksi Heroik Dansat Brimob Polda Sulsel, Evakuasi Bayi Lumpuh dan Tunanetra di Area Terisolir Bencana Alam Luwu

Jokowi melalui UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN mengatur masa kerja PPPK.

Bagi PPPK dengan jabatan manajerial maka berlaku :

1. Masa kerja hingga umur 60 tahun untuk jabatan pimpinan
2. Masa kerja hingga 58 untuk jabatan pengawas
3. Bagi PPPK jabatan non manajerial
4. Masa kerja 58 bagi jabatan pelaksana

Khusus jabatan fungsional dikembalikan kepada undang-undang yang berlaku yaitu :

1. Masa kerja hingga umur 65 paling tinggi untuk jabatan fungsional utama
2. Masa kerja hingga umur 60 untuk jabatan fungsional madya
3. Masa kerja hingga umur 58 paling rendah untuk jabatan fungsional ahli muda

Usia masa kerja PPPK di atas adalah acuan batas usia pensiun yang sudah disahkan Jokowi.

Dan untuk sekarang aturan UU ASN terbaru ini sudah berlaku.

Saat ini negara masih menyusun RPP turunan dari UU ASN nomor 20 tahun 2023 ini.***

Editor: Gunawan Bahruddin

Sumber: UU ASN No 20 Tahun 2023


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah